Perpustakaan Mengalamat, Toko Buku yang Didapat

Sudah diniatkan kalau liburan sekolah akan meluangkan waktu untuk mengunjungi perpustakaan Japan Foundation (JpF). Niatan ini berasal dari saran seorang kawan ketika saya memposting beberapa foto kiriman Abinya bocah sewaktu tugas ke Jepang, berupa foto rak-rak buku di sebuah toko buku Jepang yang berisi buku-buku komik. “Kayaknya bakalan betah berlama-lama deh ya kalau bisa berada di toko buku tersebut,” tulis saya pada status FB kala itu.
Shila sangat tertarik begitu diceritain bahwa saya sewaktu masih kuliah suka berkunjung ke JF. Dulu saya pernah menjadi anggota perpustakaan tersebut. Senang aja melihat buku-buku Jepang, baik buku komik, wisata, craft atau kreasi2 kerajinan tangan, bahkan buku fashion jepang. Pokoknya buku all about japan. Walau gak ngerti dengan tulisan huruf kanji, saya menikmati sekali membaca gambar dan foto dalam buku-buku dan majalah Jepang.

status fb
Continue reading

Kena Musibah Ditabrak Motor Dengan Hikmahnya Menerima Ujian

Begitu insiden itu terjadi, aku langsung berkata dalam hati dengan pasrah, “Yah kan, kejadian juga deh…” Memang sebelum peristiwa di siang hari selepas azan zuhur berkumandang pada 30 Januari 2020 lalu, dalam kepalaku selalu melintas pikiran buruk tiap kali aku menyeberang jalan ketika sedang mengendarai motor. Kalau aku ketabrak, bagaimana ya? Itu saja yang terus-menerus sekelebatan lewat dalam pikiranku. Entah apakah hal tersebut sebuah firasat atau apa? Aku pun tak tahu…

L’Arc de Triomphe de l’Étoile Kristik Kemenangan

Mulai melirik-lirik harta karun a.k.a. stok kit kristik (ed. kruistik) yang dipunya, begitu WIP (work in progress) Cross Stitch yang saat ini sedang dikerjain selesai. Adalah karya ke-3 tahun ini, 2019 dan menjadi karya saya yang ke-8. Setelah project AT Couple, saya memang sengaja ambil kristik yang ukuran kecil biar cepet aja jadinya, sebab saya sedang jenuh mengerjakan kristik yang berukuran besar. Proyek kristik ukuran besar, seperti Kristik Batik Banten berukuran 30 x 30 cm, Ayat Kursi 40 x 40 cm, dan AT Couple 54 x 50 cm, rata-rata pengerjaannya memakan waktu hampir 1 tahun. Nah, Gorjuss desainnya Santoro, keluaran Bothy Threads ini selain ukuran tidak besar, juga karena karakter-karakternya yang cute, imut menggemaskan yang menjadi alasan saya memilihnya. Sejak lama saya menaksir Gorjuss. Alhamdulillah, Gorjuss You Brought Me Love dan The Last Rose bisa terpajang berdampingan di dinding. Saya mengkhususkan satu sisi dinding di rumah buat memampangkan hasil karya kristik, semacam gallery gitu…