Ketika Kelelahan Melanda

Ketika kelelahan melanda seorang ibu, tetapi tak punya tempat mencurahkan keluh kesah, maka stres yang akan muncul. Bisa jadi anak-anak yang menjadi tempat pelampiasan kemarahan dengan tiada henti, bahkan mungkin yang tak terkendali sekalipun. Na’udzubillahi min dzalik. Hanya harapan yang tersisa, semoga kewarasan tetap ada.

a-tired-woman

 

Lelah badan mungkin bisa gak dirasa, jika lelah hati tercurahkan. Lalu pada siapa kita bisa mencurahkan kesumpekan hati? Yang paling memungkinkan, tidak lain dan tidak salah adalah kepada suami.

Continue reading

Ibu yang Selalu Dirindukan

Pada 15 November 2015, Masjid Al-Falah GDC yang bekerjasama dengan Bina Keluarga Remaja Anggrek 3 mengadakan pengajian dengan pembicara Ustad Bendri Jaisyurrahman dalam tema Bersahabat Dengan Remaja.

Semenjak menghadiri Seminar Parenting yang pernah diadakan sekolah anak saya, dengan pembicaranya Ustad Bendri Jaisyurrahman (ulasannya pernah saya posting di sini), saya menjadi suka dengan ceramah-ceramahnya. Beliau memberikan materi dengan bahasa ringan yang mudah dicerna, namun pas ngena dengan kehidupan kita. Kadang disertai contoh yang penyampaiannya melalui gurauan yang membuat segar suasana pengajian sehingga materi nempel di otak jamaah. Saya tahu nama Bendri Jaisyurrahman, awalnya dari postingan-postingan di akun Facebook yang tulisannya di-share banyak orang. Tulisan-tulisan mengenai ayah atau banyak hal berkaitan dengan parenting. Sebagai konselor remaja, tentu beliau memahami segala permasalahan remaja.

Continue reading

Sabar Terhadap Musibah

Kelimpungan dapat tugas mengisi pengajian ibu-ibu dari Anak Yatim. Saya pun kebagian materi tentang Sabar. Langsung cari bahan materi tersebut ke sana-kemari *gedebak-gedebuk*. Sebenarnya perihal sabar itu banyak, tapi saya ambil tema Sabar Dalam Menghadapi Musibah saja, karena memang audience-nya ibu-ibu umum, yang rata-rata usianya di atas 40 tahun dan juga supaya bahasannya ngga melebar ke mana-mana.

***

Sabar, sebenarnya kata yang gampang diucapkan, tapi sulit sekali untuk dilakukan. Sering kan kita ngomong ke teman atau siapa pun, jika dia sedang dapat masalah, “Sabar ya, sabar…” Padahal susah banget ya, kalau kita sendiri di posisi yang dapat musibah untuk sabar. Tetapi memang begitu lho, kata Nabi dalam HR Imam Bukhari, “Semua perkara orang mukmin sungguh mengagumkan, semua bisa menjadi kebaikan baginya. Hal itu hanya dimiliki orang yang beriman. Jika seorang mukmin mendapat kesenangan ia bersyukur, maka hal ini menjadi kebaikan baginya. Dan jika ditimpa musibah ia bersabar, maka hal ini pun menjadi kebaikan baginya.” Tuh kan, kalau kita kena musibah, kita disuruh bersabar supaya musibah menjadi kebaikan buat kita.

Continue reading

Thaharah (2)

B.      Mandi Janabah

Mandi janabah atau mandi junub atau mandi wajib adalah rangkaian mandi sebagai bentuk kewajiban bersuci dari hadats besar. Yang termasuk hadats besar yang mewajibkan mandi, yaitu:

  1. Keluar darah haid dan nifas
  2. Mayat seorang muslim
  3. Kafir masuk Islam
  4. Janabah. Terjadi karena dua hal, yakni jima’ (berhubungan suami-istri) atau keluar mani yang disebabkan bermimpi, memandang, dan sebagainya.

Continue reading

Thaharah (1)

Thaharah menurut bahasa artinya bersih, suci dan menurut hukum syariat adalah menghilangkan hadas atau najis. Alat untuk bersuci ialah air, tanah, dan batu. Hukum bersuci dari hadas dan najis adalah wajib. Bila tidak mendapatkan air hendaklah bertayamum.

Islam mengajak umatnya untuk bersuci. Suci lahir, suci batin, dan suci segala-galanya. Firman Allah QS Al-Baqarah [2]: 222, “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.”

Continue reading

Niat

Hadis 1 Nawawiyah:

Artinya: Diriwayatkan dari Amirul Mukminin Abu Hafsh Umar bin Khathab ra. ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah Saw. bersabda, “Sesungguhnya amal itu tergantung pada niat, dan setiap orang hanya memperoleh apa yang ia niatkan. Barang siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia yang ditujunya atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu kepada apa yang dihijrahkannya.”

Hadis ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Hadis pertama ini sangat penting dan menjadi prinsip dasar agama, karena dasar agama bertumpu pada dua hal, yaitu Amal/perbuatan dan Batin/niat. Jadi niat merupakan setengahnya dari Agama Islam.

Continue reading

Ta’awudz

Berdasarkan firman Allah Swt. dalam QS An-Nahl [16]: 98

annahl 98 copy

“Maka apabila engkau (Muhammad) hendak membaca Al-Qur’an, mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan terkutuk.”

Membaca isti’adzah atau ta’awudz yaitu ketika hendak membaca Al-Qur’an atau dalam keadaan tertentu pada saat seseorang memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan.

Continue reading