Pizza Suka-suka

Gegara aku posting di facebook foto pizza yang baru saja dibikin, banyak teman yang tertarik juga untuk membuatnya. Bahkan ada yang sampai minta aku mengajari membuatnya pula walaupun resep sudah aku share. Karena keluarga penggemar makanan asal Italia ini, maka terlalu boros tiap lidah sedang ingin mengecap penganan tersebut harus membelinya ke restoran fastfood, baik dine in maupun delivery. Jadi lah, aku harus bisa membuatnya sendiri.

Sebagai pemula, aku pernah mencoba beberapa kali bikin pizza merujuk ke berbagai resep, yaitu dari resep yang memakai telur sampai ke resep yang terdapat petunjuk ragi instan dicampur air hangat, tetap menghasilkan kulit rotinya kurang sempurna mengembang. Dan resep yang kita sedang bahas ini, resep yang paling mudah dan simple, karena tidak memakai telur. Ketika aku tanya apakah roti akan tetap mengembang walau tidak menggunakan telur? Orang yang pernah berbagi resepnya, yang aku lupa siapa dia, menjawab bahwa fungsi telur pada sebuah adonan hanya untuk melembutkan, bukan membuat adonan mengembang atau tidak. Fungsi ragi instanlah yang menentukan adonan mengembang. Ternyata, dia kembali mengatakan biasanya letak kegagalan yaitu saat memberi garam pada adonan yang berbarengan dengan ragi instan. Katanya, garam bisa mematikan ragi sehingga bisa menyebabkan roti tidak mengembang. Oohhh, oke… aku paham sekarang *manggut-manggut* Catet! Garam ditaruh paling akhir setelah adonan setengah kalis.

Kalau soal topping pizza bisa dimodifikasikan sesuai selera dan bahan-bahan yang dipunyai. Silakan berimprovisasi dan memvariasikannya…

Aku menamai Pizza Suka-suka, karena suka-suka aku bikin isian toppingnya dan juga suka-suka aku bentuknya pizza mau seperti apa, mau lingkaran pizza besar, pizza sedang, atau bahkan kalo mau bikin dalam jumlah banyak bisa jadi pizza mini. Trus, mau dipanggangnya juga suka-suka. Bisa pakai oven, yang sudah lumrah selayaknya begitu cara masaknya. Atau ngga perlu risau yang ngga punya oven, pizza bisa juga dipanggang menggunakan wajan antilengket dengan api sangat kecil. Dan satu lagi, bisa juga lho dipanggang dalam magicom yang biasa buat masak nasi. Pokoknya, suka-suka deh mau pilih yang mana.

4jadi
Pizza Suka-suka nyamm…nyamm…

Nah ini resepnya,

PIZZA SUKA-SUKA (Simple pizza for beginner)

Bahan roti (sumber resep dapur umami):

  • 250gr terigu protein tinggi (aku pakai tepung terigu merk cakra kembar, kalau mau pakai terigu serba guna/segitiga biru kabarnya bisa, tapi aku belum pernah coba)
  • 1sdm gula pasir
  • 5-6gr ragi instan (1 sachet fermipan dibagi dua)
  • 100ml susu uht plain/air dingin (kalo adonan merasa kurang kalis, bisa tambahin air sedikit)
  • 1/2sdt garam
  • 1sdm minyak sayur

Bahan topping suka-suka *ala sendiri*:

  • 1 siung bawang putih, keprek dan cincang
  • 1/2 bawang bombay, potong dadu
  • daging cincang
  • daging asap
  • sosis ayam/sapi
  • saos tomat kemasan
  • keju leleh/mozarella
  • keju cheddar

Cara membuat topping:

  1. Dengan minyak sedikit, tumis bawang putih hingga harum, lalu masukkan bawang bombay.
  2. Masukkan daging cincang
  3. Masukkan daging asap dan sosis
  4. Masukkan saos tomat, bisa ditambahkan saos sambal sesuai selera
  5. Beri sedikit gula, garam. Tambahkan sedikit air, aduk-aduk hingga matang, angkat, dan sisihkan

Cara membuat roti pizza:

  1. Campur terigu, gula, dan ragi. Kemudian masukkan susu/air sedikit demi sedikit sampai adonan menyatu (setengah kalis)
  2. Tambahkan minyak, uleni kembali kemudian beri garam, uleni lagi sampai benar2 kalis (adonan menjadi satu, tidak menempel pada wadah maupun tangan, dan juga elastis)
  3. Tutup adonan dengan menggunakan lap bersih dan lembab. Diamkan kurleb 30-45 menit atau sampai adonan mengembang 2 kali lipat
  4. Setelah mengembang, pipihkan adonan (bisa menggunakan penggiling adonan atau bisa juga pakai tangan saja). Memipihkan adonan bisa langsung di atas wajan teflon/loyang
  5. Setelah pipih dan didapat bentuk roti yang diinginkan, tusuk-tusuk adonan tersebut dengan garpu
  6. Beri topping*, ratakan lalu beri taburan keju leleh dan keju cheddar
  7. Tutup wajan, panggang dengan api sangat kecil (aku tidak tahu berapa menitnya, hanya saja pertanda roti sudah mau matang adalah melelehnya keju. Ketika keju sudah meleleh, aku bolak-balik mengecek apakah roti sudah matang
  8. Matikan api, lihat kematangan roti pada bagian bawah pizza
  9. Jika memakai oven, panggang sekitar 10 menit dengan suhu 175-200 derajat.
  10. Jika menggunakan magicom, panggang dengan posisi tombol Cook. Ketika tombol Cook ke atas (yang biasa menandakan nasi sudah matang), tapi ternyata rotinya belum matang, maka tekan kembali tombol Cook tersebut. Memang agak merepotkan mengecek kematangan roti pada magicom ini.
1mengembang
Adonan mengembang
2teflon
Panggang pizza di kompor
3loyang
Panggang pizza di oven

Aku paling suka memanggang pizza menggunakan oven, karena matangnya bagus dan sempurna. Hanya kekurangannya, jadi boros listrik. Beberapa kali bikin pizza pakai oven, suami langsung melotot. “Udah deh, panggangnya di kompor aja!” mencaknya, yang selalu kepusingan bayar listrik mahal. Hihihi… Oke deh… Dan aku jarang menggunakan magicom, pernah coba cuma sekali, karena terlalu merepotkan saat mengecek kematangan rotinya. Akan tetapi tak perlu khawatir, pizza dipanggang dengan magicom tetap bisa matang kok dan rasa juga sama enak.

Pada akhir pekan, bisa bikin pizza bareng anak-anak lho. Mereka senang ikut membantu, sebagai sarana latihan motorik juga. Menjadi kegiatan menyenangkan, fun cooking.

5fun cooking
Bikin pizza bareng anak-anak

Ok deh, silakan dan selamat mencoba!