Posted in Renungan

Kincir Raksasa

image
Berada dalam Bianglala Jungle Land, Sentul City

Hidup bagaikan berada dalam kincir raksasa (bianglala), kadang di atas dan juga adakalanya di bawah. Semua harus dihadapi dengan syukur dan sabar disertai pula senyuman, sehingga bisa menjalaninya dengan hati lapang.
Apabila kita sedang berada di atas, mendapat rezeki yang berlimpah, maka kita perlu menyikapinya dengan bersyukur kepada Allah Ar-Raazaq. Sikap syukur akan menambah rezeki berikutnya. Begitu juga, ketika kita sedang berada di bawah, memperoleh rezeki yang kurang, maka kita harus menyikapinya dengan bersabar sehingga Allah mencintai kita dan memberikan jalan keluar terhadap kesulitan yang dialami.

Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu. (QS At-Talāq [65]: 3)

Author:

Ibu dari tiga anak yang menerima order layout/setting buku. Sebagian hasil karyanya bisa dilihat pada FP www.facebook.com/pages/Alfaz-Creation/265018896864395. Juga jualan buku di http://www.facebook.com/gbb.aliafazrillah, silakan mampir...

4 thoughts on “Kincir Raksasa

  1. Terlepas dari benar atau tidak cerita ini setidaknya bisa jadi bahan perenungan sih. , Rylee

    Like

  2. Waaww….keren banget artikelnya, plus contohnya yang bikin baca sambil senyum-senyum (atau malah ketawa ngakak). Makasih infonya ya… , Clarisse

    Like

Comments are closed.