Minta Pelihara Kucing, Malah Dikasih Gambar

Anak-anakku suka sekali dengan kucing. Beberapa kali mereka meminta bahkan sampai merajuk, untuk bisa memelihara hewan kucing. Dan untuk kesekian kali pula, aku menolaknya. Bukan, bukan karena aku ngga suka dengan hewan lucu berbulu kesayangan Nabi itu. Tapi justru karena bulunya itu lho… Kami, sekeluarga adalah penderita asma. Tau kan asma, bukan nama penulis terkenal yang buku dan tulisannya sudah ratusan, bahkan mungkin ribuan ya. Aku selalu kagum dengan beliau. Back to the topic, asma itu penyakit alergi, bisa alergi dingin, debu, makanan laut, dsb. Setiap penderita beda-beda penyebab alerginya. Sekali penderita mengidap penyakit asma, seumur hidup dia harus bersahabat dengannya. Tidak ada obat yang bisa menyembuhkannya, yang ada hanya untuk mengurangi dan menjauhi pencetus munculnya alergi. Salah satu pencetus alergi adalah bulu-bulu kucing. Nah, jadi ngerti dong makanya aku terus-menerus menolak hewan peliharaan itu ada di rumah ini dan berdekatan dengan seluruh anggota keluarga. Lagi pula, anak-anak senang hanya ketika bermain-main dengan kucing, tapi bagian ngurusnya pasti emaknya deh. Duh, males bennerrr… Akhirnya daripada ribut terus, aku cariin gambar kucing yang lucu untuk kujadiin proyek kristik berikutnya. Biar kalau anak-anak merengek lagi, suruh ngeliatin aja kristikan kucing itu. Hehehe…

Hunting onlineshop satu ke onlineshop kristik yang lainnya, lalu dapatlah gambar kucing ini yang paling cocok termasuk cocok dengan koceknya. Dua anak kucing, tampak sedang bermain-main dalam sebuah sepatu.

01pola kucing
Paket Kit Kristik Kucing

Paket kit kristik dibuka, dipelajari, kemudian dikerjakan. Seperti tahapan-tahapan sebelumnya, kain aida yang berukuran 26 x 25 cm dibuat garis bantu terlebih dahulu menggunakan water erasable pen. Berikutnya, aku menyulam dimulai dari kiri atas kain atau dari halaman pertama pola, yang kesemuanya pola terdiri dari 6 halaman. Dengan menggunakan dua helai benang untuk kain 14ct ini, kristik kucing beranjak proses pengerjaannya. Semua berjalan lancar dengan jenis tusukannya, dari yang Full Stitch, Half stitch, hingga yang Back Stitch.

02kristik kucing
03kristik kucing
04kristik kucing

Baidewei, eniwei, baswei, sudah tahu kan perbedaan antara ketiga jenis tusukan tersebut. Nih, ada penjelasannya…

Dari situsnya Creative World DMC, ada enam Tusukan Dasar yang digunakan di sulaman kristik (Cross Stitch), yaitu:

  • Cross Stitch – Sebuah kristik adalah tusukan bordir berbentuk X.
  • Half Stitch – The Half Stitch adalah tusukan setengah berbentuk diagonal yang bermula dari salah satu sudut kain persegi untuk sudut yang berlawanan. Beberapa desain menggunakan tusukan setengah untuk menambah daya tarik dan tekstur untuk latar belakang dan bayangan.
  • Quarter Stitch – Sebuah tusukan seperempat menyerupai tusukan setengah (Half Stitch) tetapi panjangnya hanya setengah yang membentang ke tengah kotak jahitan. Tusukan seperempat sering digunakan untuk membuat rincian atau untuk menyelesaikan tusukan tiga perempat yang telah dijahit dalam warna yang berbeda.
  • Three Quarter Stitch – Tusukan tiga perempat digunakan untuk membuat garis desain melengkung. Tusukan pecahan ini memungkinkan untuk menambahkan rincian ke lain “blocky” tampilan biasa cross stitch.
  • Back Stitch – Sebuah Back Stitch adalah tusukan lurus yang digunakan untuk membuat garis tepi atau huruf. Jahitan ini membentuk garis dan digunakan untuk menegaskan bentuk atau menambahkan detail halus dengan desain Anda.
  • French Knot – The French Knot adalah tusukan dekoratif populer yang digunakan di kristik untuk menambahkan rincian. French Knot ada yang tampak berkumpul bersama-sama untuk menciptakan tekstur, ada juga yang tampil sendiri untuk menjadi sebagai pusat bunga atau mata manusia/hewan pada desain Anda.

Catatan: Tusukan setengah, tusukan seperempat, dan tusukan tiga perempat biasanya disebut tusukan pecahan karena mereka adalah bagian dari cross stitch. Tusukan pecahan merupakan jahitan lanjutan dan direkomendasikan untuk lebih kepada stitchers yang berpengalaman.

Nah, ketika memasuki bagian Back Stitch, aku mengalami kejanggalan di hati *tsaahhh* 😛 Pasalnya, menyulam Back Stitch dengan benang warna putih pada bagian kumis kucingnya menghasilkan tusukan yang kurang pas di hati aka ngga sreg ngeliatnya. Tusukan terlihat tidak garis lurus menyatu, melainkan seperti garis putus-putus, beda hasilnya dengan Back Stitch yang menggunakan benang warna gelap seperti cokelat tua atau hitam.

Ketika permasalahan ini di-share ke teman-teman cross stitchers, aku mendapat saran untuk memakai jarum jahit biasa yang berujung runcing, bukan jarum untuk kristik yang umumnya berujung tumpul. Ok, terpaksa didedellah kumis kucing yang sudah disulam, aku coba sulam ulang mengikuti saran tersebut. Sebenarnya hasil perbedaannya tidak terlalu signifikan tapi mendinglah agak mengurangi kegundahan hati *apaa, sehh* 😉

Ada tutorial pembuatan Back Stitch, French Knot dari Bothy Threads, yang sudah malang melintang di dunia perkristikan.

Perlahan tapi pasti, progress pengerjaan sulam kristik memakan waktu 4 bulan. Tepatnya, dari 22 Juli 2014 ke 20 november 2014. Sudah selesai dikristik, sudah dicuci, sudah disetrika, dan sudah dibingkai. Jadi sekarang, kalau pas anak-anak rindu dengan kucing, mereka bisa memandangi tuh pajangan kristik kucing sepuas yang mereka mau 😀 hehehe… Bingkai kristik kucing terpasang di dinding kamar putri sulungku, Ashila.

Kristik Kucing Nangkring di Sepatu (Karya #3)

  • Uk. 142w x 140h (26 x 25cm)
  • Kain Aida (14ct)
  • Benang China (DMC Conversion)

2 thoughts on “Minta Pelihara Kucing, Malah Dikasih Gambar

Comments are closed.